Bencana itu…

Belum ada sebulan kami pulang dari Aceh, Kini tanah rencong itu udah berubah. Keadaan gak akan bisa kembali seperti semula. Trauma dan kesedihan akan selalu ada di hati. Sepupu kami tercinta hilang beserta anak dan istrinya. Mereka sedang berusaha menghindari kejaran air dengan menaiki mobil. Namun apa daya air yang sudah mulai tinggi membuat mobil sulit bergerak. Akhirnya merekapun turun dan berlari. Tapi ternyata air lebih cepat… dan mereka semua tersapu air entah kemana 😦

Sampai sekarang kesedihan itu masih ada dan akan terus ada. Kami masih berharap sepupu kami muncul di TV. Somewhere di pengungsian. Dan mengabari ke kita semua kalau mereka baik-baik saja. Tiap hari didepan TV selalu berharap… tapi harapan itu makin tipis 😦 Wajah yang kami tunggu tidak kunjung muncul. Berita dari Aceh pun belum ada yg melegakan. Keluarga kami yang di Banda Aceh sekarang mengungsi ke Bireuen.

Sempet baca tulisan Emha Ainun Nadjib di koran. Semoga memang demikian adanya, bahwa Allah SWT bukan marah dan memberi hukuman kepada rakyat Aceh. Namun Allah SWT justru mengangkat penderitaan mereka semua, dan menggantinya dengan kebahagiaan di syurga.

Amin…

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s