Bunda bisa gini gak?

May’s story:

Sekarang aku dah bisa keahlian ini-itu. Tiap kali aku bisa sesuatu yang baru, aku tunjukin ke Mum.

“Bunda bisa gini gak?” Trus aku rentangkan kedua tanganku sampai memegang dua sisi kusen pintu.

“Bisa, tuuuhhh..” Mum ngikutin gerakanku.

“Bunda bisa gini gak?” Aku temukan dua ujung jari telunjukku.

“Bisa, tuuuhhh..” Mum ngikutin lagi dengan mudah, padahal aku belajarnya lama tuh.

“Kalo gini bisa?” Aku gerak-gerakin mulutku.

“a,i,u,e,o… a,i,u,e,o… bisa kan?” Mum ngikutin gerakin mulutnya juga.

“Kalo gini bisa gak bunda?” Aku masukin jari kelingkingku kemulut, trus kedua telunjukku narik ujung mata.

“Hiy.. serem!!” Kalo gini ade bisa gak?” Mum megang kuping kiri pake tangan kanannya lewat atas kepala sambil nyengir.

Uh oh.. umm.. kok gak sampe yaa? aku cuma bisa pegang kupingnya lewat belakang kepala, itupun kena ujungnya doang..

“Gak bisaaaa..!!”

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s