Naik babi – haram?

Suatu hari Nan, May, Emak dan Te’Mi pergi mol. Mol di Depok ini memang belum pernah kita jelajahi, dan saking gedenya sedikit keder juga sih. Kalo dipikir sekarang Depok banyak banget ya mol nya? Kek berjamur gitu 😀

Anyway, di salah satu lantai deket timezone ada beberapa mainan berbentuk binatang. Tau kan yang bisa dikendarain satu atau dua orang anak kecil? Binatang-binatang ini mengeluarkan bunyi musik dan keliling-keliling lantai itu dipandu seorang guide. Dah kebayang kan mainannya seperti apa?

Nah, ketika ngeliat binatang-binatang ini parkir, May yang selama hidupnya mungkin baru 2 kali naik mainan seperti itu, langsung merengek ke Te’Mi (psstt.. soalnya kalo minta ke emak seringnya nggak boleh) :p

May: Te’Mi, mau naik ituuu *tangannya menunjuk*

Kebayang kan sekarang tuh May dah kelas 1 SD, masa naek mainan gituan? Yang ada ama si penjaganya jg nggak boleh kali ya?

Te’Mi: Idih, kek Aurel aja *Aurel ini adalah sepupunya yang masih bayi*

May menatap dengan mupeng. Tiba-tiba matanya tertumbuk pada salah satu binatang berbentuk babi.

May: Kalo naek babi itu, haram ya?

Te”Mi: Iya, haram!

Fiuh… selameet!

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s