National Novel Writing Month

Well, well, sudah November lagi niih. Waktunya apa?

Bulan November adalah waktunya ikutan NaNoWriMo, alias National Novel Writing Month. Buat yang pingin tau apa itu NaNoWriMo, silahkan aja klik ke websitenya.

Saya akan menceritakan kisah sedih saya selama awal November hingga hari ini, hari ke 7, dan saya baru mendapat 3 ribuan kata. Sementara di NaNoWriMo, kita diharuskan menulis 50 ribu kata untuk bisa menjadi pemenang.

Memang sih, nggak ada hadiah yang cetar membahana gimana, cuma sertifikat yang namanya nulis sendiri, dan print sendiri, dibingkai juga boleh. Namun justru itu yang membuatnya istimewa. Karena hanya kita yang tahu pantas atau tidaknya kita menjadi juara.

So, saat validasi di akhir bulan November, kita akan memasukkan tulisan kita ke website NaNoWriMo, dan mereka akan menghitung jumlah kata yang sudah kita tuliskan. Kita bisa saja curang untuk menang, copy-paste aja tulisan sebanyak-banyaknya sampai mencapai 50 ribu. Dapet deh sertifikat.

Tapi buat apa? Kemenangan itu hanya akan dirayakan oleh kita sendiri. Kalau kita benar-benar jujur dan menang, kepuasan ada di diri kita. Kalau kita curang, yang ngerasa nggak puas juga kita sendiri. Itulah yang saya maksud istimewa. Justru di saat tidak ada orang yang melihat, kita ingin kemenangan itu murni.

Saya sudah 6 tahun menjadi member, dan tiap tahun saya usahakan ikut. Dan saya tidak menang setiap tahun. Ada saatnya saya harus menyerah dan melambaikan tangan pada kamera karena tidak sanggup melanjutkan lagi. Biasanya faktor X lah yang dijadikan alasan. Padahal kemalasan diri aja untuk konsisten menulis, yang menyebabkan kekalahan itu. Tapi saya tidak menyesal kalau kalah. Karena memang saya kurang gigih.

So, tahun ini terus terang saya belum tau apakah saya akan menang atau kalah (lagi). Coba aja lihat statistik penulisan saya di bawah ini.


Di situ dibilang dengan kecepatan menulis saya yang seperti kura-kura ini, saya baru akan menyelesaikan NaNoWriMo di bulan Januari 2014. He-heh..Tapi saya masih semangat kok! Saya akan terus mencoba hingga tetes keringat terakhir.

But, as a bonus, tulisan saya nongol lagi di Majalah Bobo, edisi 7 November 2014 *seneng* Nih dia di bawah artikelnya. 

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s