Lakon Bumil #2: Morning sickness and bitter-taste mouth

wpid-gg65971600.jpeg Hasil USG: Minggu ke 8, panjang bebe 1,5 cm.

Di bulan ke 2 ini saya mulai menjadi drunken master alias mengalami morning sickness yang super heboh. Pagi hari iya, tapi lebih dahsyat lagi justru di malam hari. Mungkin namanya harus diganti jadi whole-day sickness. Karena dari sejak dua kehamilan yang lalu, saya merasakan mabok itu di malam hari. Dan mulut saya pun terasa pahit serta perut begah seperti habis makan 3 porsi kuli.

Adik saya bilang, mual dan eneg itu normal, bahkan bagus. Menurut dokter kandungannya dulu waktu dia hamil, itu artinya si jabang menyerap makanan dari tubuh ibunya dengan sempurna. Tinggal ibunya kuat atau tidak.

Trik saya mengatasi ini adalah makan dengan porsi sedikit, tapi sering. Kurang lebih sama dengan aturan makan penderita magh. Karena kalau makan sekaligus banyak, yang ada perut begah dan kencang. Susah duduk dan ketika mual menyerang, akan terasa sangat tidak nyaman.

Lalu saya juga perbanyak makan buah seperti mangga, jeruk, pisang, yah pokoknya segala buah. Tujuannya selain untuk menghilangkan rasa pahit di mulut, juga untuk vitamin si bebe. Sayang, musim mangga sudah berlalu. Tapi tenang, saya menemukan buah kesukaan saya yang lain, yakni: SAWO! Yeay..! Jadi inget, dulu saya ngidam kecapi :p hihihi.

wpid-gg59965326.jpegNah, untuk menghilangkan rasa pahit, saya juga stok banyak permen manis. Kalau dulu saya stok permen tamarind, sekarang alpenliebe. Trus kalo dulu nggak doyan-doyan amat sama yang namanya coklat dan eskrim, kali ini dua makanan itu penyelamat saya jika mulut terasa pahit. Dan menurut bidan tempat saya konsultasi, boleh aja menkonsumsi mereka.

Di minggu ke 8 ini juga, saya mulai rajin nenggak madu. Hehe sesendok aja sih setiap kali tenggak. Tujuannya buat jaga stamina biar nggak sakit. Saya juga minum susu dan oh, baru tahu lho kalau prenagen mengeluarkan produk jus anggur.yang kaya asam folat dan vitamin C. Cuma sayangnya, saya belum bisa menemukannya di swalayan. Info yang saya dapat dari seorang teman, belinya di online store: http://www.kalbestore.com. Kalau ada bumil yang pernah lihat di swalayan, kabar2i yaa.. Sesama bumil kan biasanya seneng sharing 😉

Jujur, ada rasa takut menjalani kehamilan ini. Saya tidak tahu apakah ini normal, mengingat usia saya yang sudah tidak muda lagi. Trik menghadapi ini, saya berpositif thinking aja deh. Bersyukur karena dikelilingi orang2 yang menyayangi dan perhatian pada saya. Alhamdulillah.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s