Travel Dengan Budget Terbatas Bersama AirAsia

Traveling itu adalah sebuah kemewahan buat saya. Melakukan perjalanan untuk melihat indahnya dunia bukan sesuatu yang sering saya lakukan. Apalagi traveling dengan menggunakan pesawat. Bisa berpergian dengan naik bis saja sudah bagus. Untuk bisa pergi dengan menggunakan pesawat membutuhkan usaha ekstra dan kegigihan dalam menabung. Itu pun bisa saya lakukan saat saya masih single alias jomblo, jadi harga tiket pesawat yang mahal serta akomodasinya hanya untuk diri sendiri.

Saya berpikir jika sudah berkeluarga, pasti akan sulit berpergian. Jangankan menabung untuk jalan-jalan, keperluan keluarga pasti harus didahulukan. Apalagi jika berangkat beramai-ramai bersama anggota keluarga, pastinya membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Intinya, tak akan mampu lah! Maka selama masih menyandang status single, saya sempatkan pergi ke beberapa tempat. Yah, masih bisa dihitung jari sih, seperti Yogya, Solo, Bali, Belitung, dan Aceh. Masih di Indonesia pula, karena saya belum bisa membayangkan pergi ke luar negeri. Bagi saya, mimpi itu terlalu tinggi. Jangankan ke Nepal yang nun jauh di sana, ke Singapura saja yang katanya adalah tujuan pertama bagi traveler pemula, saya tidak yakin bisa ke sana.

Mimpi untuk bisa ke luar negeri pun saya kubur dalam-dalam.

Seiring berjalannya waktu, saya pun akhirnya bertemu belahan jiwa dan kami berencana menikah. Calon suami saya itu betawi asli, dan belum pernah berpergian dengan pesawat. Sekali lagi, belum pernah naik pesawat. Ini lebih parah dari saya! Saat pertama kali mendengarnya saya shock. Dan muncullah keinginan untuk memberinya kejutan. Tanpa sepengetahuan dia, saya mencari tiket pesawat murah ke Bali untuk bulan madu kami. Dengan budget super ketat karena saya dan calon suami harus mempersiapkan dana untuk acara pernikahan kami, saya memantau harga tiket di AirAsia online. Saya yakin, dengan budget terbatas saya bisa mendapatkan tiket murah plus penginapan di Bali.

Dan saya berhasil!

Jadwal keberangkatan ke Bali jatuh tepat sehari setelah acara pernikahan kami. Saat sedang jeda istirahat di antara bersalam-salaman dan berfoto dengan tamu, saya menunjukkan email dari AirAsia melalui ponsel saya. Awalnya dia hanya melihat sekilas, namun saat melihat namanya tertera di tiket yang belum saya print itu, matanya langsung membelalak dan ekspresi bahagia campur tak percaya terlihat di wajahnya. What a moment!

Singkat cerita, keesokan harinya sampailah kami di bandara Soekarno-Hatta. Setelah check-in, saya menyadari bahwa tempat duduk kami berjauhan. Wajah suami langsung pucat pasi. Dia yang tidak pernah sekali pun naik pesawat, berharap bisa duduk di sebelah saya. Tetapi ternyata sistem AirAsia yang menempatkan kami di kursi yang terpisah, membuatnya sedikit panik.

“Sudah, nanti tidur saja saat take-off.” Saranku padanya sambil menahan senyum dan memberinya permen.

Di Pantai Kuta, Bali

Di Pantai Kuta, Bali

Sesampai kami di Bandara Ngurah Rai, saya langsung menggandeng tangannya dan menanyakan pendapatnya. Dia tersenyum dan menjawab kalau ternyata perjalanan pertamanya dengan pesawat sungguh menyenangkan.

“Dan yang istimewanya, aku mengalaminya sama kamu.”

Aw, romatis kan?

Di Bali, kami menikmati tempat-tempat wisata dengan menyewa motor. Keliling Bali memang lebih asik mengendarai kendaraan beroda dua tersebut, karena dijamin tidak kena macet, dan bisa selap-selip di antara mobil dan masuk ke gang-gang kecil.

Luar biasa, saya benar-benar tak menyangka, hanya dengan budget sederhana, kami bisa menikmati bulan madu yang seru di Bali. Semua itu berkat AirAsia yang sesuai dengan mottonya “Now everyone can fly”, menjamin semua orang bisa terbang kemana pun, kapan pun, tanpa harus khawatir dengan budget.

Sejak pengalamannya terbang pertama kali dengan AirAsia, suami menjadi antusias dan mengajak menabung untuk liburan selanjutnya. Saya pun mulai menggali mimpi-mimpi saya lagi untuk bisa berpergian keliling Indonesia, bahkan ke luar negeri bersama keluarga. Karena saya yakin, dengan tiket promo dari AirAsia untuk para traveler berbudget terbatas seperti saya, saya bisa membawa semua anggota keluarga saya untuk terbang dan menikmati indahnya dunia yang telah diciptakan Tuhan.

“Travel as much as you can. As far as you can. As long as you can. Life is not meant to be lived in one place.” –www.livelifehappy.com-

Yup, tepat sekali! Dan itulah yang akan saya lakukan, bersama keluarga saya.

World, I’m coming!

Terbang bersama AirAsia

Terbang bersama AirAsia

**

Tulisan ini diikutsertakan dalam kompetisi blog 10 tahun AirAsia Indonesia.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s