Menularkan Virus Menulis

Bukan hal mudah menularkan virus menulis pada anak-anak. Dibelikan buku diary, isinya malah dicoret-coret, lalu disobek-sobek. Akhirnya halamannya habis sih, tapi habis dalam arti sebenarnya, yaitu habis disobekin.

Lalu daftarin mereka workshop KKPK yang diadain Mizan. Mereka mau sih pergi, bahkan sepulang dari sana mereka mengaju senang dapat pengalaman baru, bahkan cerpen si sulung berhasil masuk ke antologi KKPK LUX: Misteri Apel Merah, yang berjudul Deden si Mata Jereng.

Ini dia penampakan antologinya.

image

KKPK LUX MISTERI APEL MERAH

Saya pikir setelah tulisannya berhasil masuk di buku, sulung bakal semangat nulis dan menelurkan karya. Ternyata saya berharap terlalu tinggi. Ada sih kalo saa infokan lomba nulis, beberapa kali dia bilang ingin nulis, hanya saja nggak ada ide. Trus saya disuruh kasih ide. Udah dikasih, minta dikembangin, halaahhh.. Akhirnya saya yang nyerah 😀

Nah, untuk menyalurkan dan melatiy kemampuan nulisnya, saya suruh si sulung untuk nulis di blog. Isinya gak harus curhatan, bisa juga review buku yang sudah dia baca. Lagi-lagi ditolak. Hmmm… Sebenarnya dia memang malas nulis, atau memang gak ada bakat or minat? Yah, itu masih menjadi misteri buat saya. Tapi beberapa hari yang lalu, dia minta diajarkan cara membuat blog. Wah surprise dong saya? Ada kemajuan nih! Tapi ternyata, blog ini dibuat dalam rangka tugas sekolah. Guru TIKnya mau siswa membuat blog mengenai topik yang diberikan. Dan topik kali ini tentang banjir.

Sebelum tidur, saya dan si sulung mengutak-atik blog barunya, memasukkan gambar, posting tulisan, dan kelarlah blog Alyssa’s Journal. Ini dia penampakannya.

image

Saya bujuk lagi untuk menambah tulisan di sana, seperti misalnya review buku *teteuupp* Namun dia bersikeras kalau blog ini hanya untuk tugas TIK.

“Tapi kan dari pada kosong, mending ditambah postingannya.”

“Ya bikin blog baru lah!”

**asseeeekkkk!** saya bersorak dalam hati.

“Berarti kk akan bikin blog baru?”

“Nggak tau juga.”

*lap peluh* emang kudu ekstra sabar.

Untuk guru TIK kakak di sekolahnya, saya ingin mengucapkan terimakasih karena sudah menyuruh anak saya bikin blog. Saya bertahun2 gak berhasil, anda berhasil hanya dalam hitungan hari. Te-o-pe-be-ge-te deh!

Advertisements

2 thoughts on “Menularkan Virus Menulis

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s