Lakon Librarian #18: Origami

Kucing

Origami Kucing

Semua pasti sudah tahu dong, kalau origami adalah seni melipat kertas yang berasal dari Jepang. Kegiatan melipat ini sangat bermanfaat bagi perkembangan motorik, oleh karenanya sangat dianjurkan untuk mengajarkan seni melipat pada anak-anak sejak usia dini. Di taman kanak-kanak, siswa diajarkan melipat dan menggunting.

Fyi ya mak, kalau anak pegang gunting di rumah jangan dimarahin. Sediakan saja gunting plastik yang tumpul. Sebab, kemampuan menggunting juga penting. Saya punya teman yang mengguntingnya mencong-mencong karena sejak kecil tidak terbiasa memegang gunting. Ada pula kawan yang lain, kalau menarik garis pasti belok. Padahal sudah pakai penggaris! Itulah pentingnya melatih kemampuan motorik anak sejak kecil.

Origami Anjing

Beberapa hari belakangan ini, demam origami sedang melanda library. Awalnya sih kelas origami ini diperuntukkan bagi siswa kelas 1 & 2 yang sepulang sekolah harus menunggu kakak-kakaknya di kelas atas, sehingga harus ngetem di library. Karena mereka nggak ada kegiatan positif selain lari-lari di library, saya buat lah kelas origami untuk mereka.

Berhubung saya bukan pembuat origami profesional, saya pun membutuhkan mbah google untuk mencari ide. Dengan kata kunci “origami paling mudah se dunia” saya pun mendapat beberapa ide 🙂

Tapi ternyata, se….gampang-gampangnya melipat kertas, ada aja yang nggak bisa. Mereka pun lantas menyodorkan kertas mereka untuk saya lipat. Biar awalnya sudah diwanti-wanti kalau mereka harus lipat sendiri, tetap aja mereka minta dilipatin.

Origami

Origami

Nah, iseng-iseng saya pun membuat beberapa origami dan saya tempel di monitor komputer. Saya pilih bentuk yang lucu dan ternyata, origami-origami unyu itu langsung nge-hits!! Mereka menarik perhatian siswa yang nggak pernah ikutan kelas origami, termasuk siswa kelas 3 ke atas yang main ke library saat jam istirahat.

Walhasil mereka pun merubung di meja saya setiap jam istirahat. Saya pilih yang untuk kelas kecil, benda yang paling mudah se dunia tadi. Kalau untuk siswa kelas 1 & 2, yang paling simpel: love & karakter Line. Kalau untuk yang sudah kelas 3 ke atas, boleh lah diajarkan membuat ribbon & canoe.

Di rumah saya juga mengajak anak saya untuk belajar origami. Waduuh, saking kelamaannya nggak lipat-lipat kertas, tangan mereka pada kaku! Ayo lemesiinnn… Lipat! Lipat! Lipat!

Advertisements

9 thoughts on “Lakon Librarian #18: Origami

  1. origami kucing sama anjingnya imut banget. Anak-anakku juga suka origami, tapi emaknya ini yang nggak bisa ngajari bikin origami. Jadilah beli buku origami di gramed. Lupa kalau bisa googling, mungkin banyak pola-pola origami di internet ya.

    Like

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s