Film Horror

Sejak dulu saya tidak suka film horor. Tapi, pak suami suka! Dan anak saya pun menyukai film horor. Pernah saya terjebak di bioskop karena menemani pak suami yang ingin nonton, tapi tidak ada film yang bagus. Dia pun memilih satu-satunya film yang saya nggak suka (dari beberapa film yang sedang tayang yang kebetulan saya nggak suka semua) dia memilih horor. Judulnya Rumah Kentang.

Itu film memang sudah lama, dan kejadian menonton tu film juga memang sudah lama. TAPI, adegannya sampai sekarang masih terngiang-ngiang. Sebenarnya saya nggak keberatan kalau ada yang nonton film horor, tapi jangan ngajak saya! Itu aja lho. Simpel, kan?

Anyway, akibat nonton film rumah kentang, saya selama beberapa hari jadi horor kalau lihat kentang (tapi french fries masih doyan :p). Dan yang bikin saya nggak suka nonton horor itu adalah, kalau saya harus bangun tengah malam untuk bikin susu bayi saya, kan jadinya nggak khidmat! Bawaannya pingin buru-buru balik ke kamar aja *hadeeh* Belum lagi di rumah kan saya orang yang pertama bangun, karena kudu menyiapkan sarapan dan bekal. Bayangin jam 3 pagi di dapur, SETELAH nonton Rumah Kentang. Hiks… serem, kakak…!

Nah, setelah RK, saya nggak nonton horor lagi, memilih film drama komedi yang memang kesukaan saya. Tapi kemarin, saya diajak nonton horor, yang judulnya Drag Me To Hell. Dan saya ngikut! Kenapa saya ikut? Karena saya pikir masa sih masih takut aja, udah tua gini juga. Otak sih selalu bilang “itu boongan, itu boongan!” Tapi yang dilihat mata kan beda, ya?

Saya ikut gabung, dan ternyata fokus saya malah ke pemeran utama perempuan yang setelah saya perhatikan, mukanya datar-datar aja. Nggak ada ekspresi ketakutannya saat dia diganggu setan, saat setan mukul dia, melemparnya ke lemari (nggak keliatan sakit atau apa), dsb, dst. Dia cuma mengerutkan kening, dan noleh kiri-kanan. Aduh mak! Actingnya jelek banget sih! *jadi gemes* Trus tetibalah saya jadi inget film RK yang saya tonton. Pemeran utama perempuannya yang diganggu setan kentang pun nggak ada ekspresi ketakutannya.

Nah, kalo yang main film aja nggak ketakutan, seharusnya saya juga nggak perlu takut, ya kan? SALAH! Tetep aja saya lebih memilih nulis di blog dari pada ikutan nonton film horor. Dan saat ini, teman-teman saya lagi nonton Coming Soon, film horor asal Thailand. Kalau yang kemarin saya tonton adalah film barat dicampur dengan gypsi dan kutukan, yang sekarang saya nggak berani  nonton karena konon film Thailand itu horornya horor banget. Jadi saya melambaikan selampe aja ke kamera cctv deh.

Advertisements

2 thoughts on “Film Horror

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s