Lakon Librarian #26: Genre-fying Collection

Assalamu’alaikum.

Beberapa bulan ini saya berpikir untuk mengelompokkan koleksi fiksi di perpustakaan berdasarkan genre, karena pengunjung yang datang selalu bertanya: “Miss, buku horor di mana?” atau “Miss, buku humor di mana?” Lalu saya pun mencari-cari di internet tentang me-genre-fy koleksi. Dan ternyataaaaa… ini sudah dilakukan sejak lamaaaa oleh perpustakaan lain di luar negeri (mungkin di Indonesia juga ada, tapi saya belum nemu) saya pikir saya pelopor pertama yang memikirkan hal tersebut loh! *Ha? situ oke?*

IMG_7210Genre-fying collection adalah istilah yang digunakan untuk mengumpulkan koleksi berdasarkan genre. Misal, buku misteri dikumpulkan di dalam satu rak khusus, juga genre-genre lainnya. Pembagian genre dalam setiap perpustakaan juga berbeda-beda. Secara garis besar, genre terbagi dua: Fiksi dan Non fiksi. Yang akan saya bahas saat ini adalah genre fiksi. Genre yang umum digunakan dalam pembagian koleksi fiksi adalah:

  • Mystery
  • Horror
  • Humour
  • Sport
  • Fantasy
  • Realistic
  • Science fiction
  • Historical
  • Romance

Beberapa perpustakaan ada yang menerapkan hampir semua genre, namun ada juga yang hanya menerapkan sebagian genre saja, mungkin karena koleksi yang tidak terlalu banyak, sama seperti nasib saya *hiks*

IMG_7212Anyway, untuk memindahkan koleksi sesuai genre, tentu saja membutuhkan waktu yang banyak dan itu yang belum saya punya. Maka untuk mengisi waktu liburan Desember yang singkat ini saya memutuskan untuk menempelkan label-label genre di punggung buku terlebih dahulu, untuk kemudian dimasukkan kembali ke rak semula. Memindahkannya ke rak terpisah berdasarkan genre Insya Allah akan saya lakukan di liburan yang agak panjangan di bulan Juni nanti.

Pertama yang saya lakukan adalah mencari label genre di internet. Kenapa nggak bikin sendiri? Ya kalau ada di internet kenapa mesti bikin, ya nggak? :p Untuk di perpustakaan kecil saya, hanya akan menggunakan genre-genre sebagai berikut:

  • Science fiction
  • Sport
  • Historical fiction
  • Mystery
  • Horror
  • Classic
  • Fantasy
  • Humor

Kenapa saya masukkan klasik di genre sendiri? Tak lain dan tak bukan adalah karena kami memiliki koleksi klasik yang cukup banyak dan direkomendasikan oleh guru English. Penempatannya di rak juga sudah khusus buku klasik semua, jadi sudah separo jalan. Untuk label sisanya akan ditempelkan perlahan-lahan selama semester dua nanti.

IMG_7209

 

Nah, ini dia tampilan label Classic setelah ditempelkan di punggung buku klasik. Cakep, kaaann? Enggak sabar deh nunggu bulan Juni untuk memindahkan koleksi berdasarkan genre.

Genre-fying the collection is fun!

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s