My Year in 2015

Assalamu’alaikum.

Seperti sudah menjadi tradisi, di setiap akhir tahun kita menyimpulkan apa yang sudah dilakukan sepanjang tahun. Merevisi resolusi yang dibuat di awal tahun, mana yang tercapai dan mana yang harus dilanjutkan di tahun depan. Dan mana yang tidak mungkin dilakukan makanya nggak tercapai :p *ini sih alasan aja buat ngurang-ngurangin daftar*

Anyway, tahun 2015 ini saya tidak membuat resolusi apapun, jadi nggak ada PR yang harus dikerjakan *good idea, huh?* So, tahun 2016 ini pun saya nggak mau buat resolusi. Karena untuk apa? Jika memang niat melakukan sesuatu, kerjakan saja. Kenapa juga harus nulis resolusi yang nggak akan pernah terlaksana juga? Well, that’s only my opinion sih 🙂

Tapi, ternyata sosmed yang selama ini menemani saya melalui hari-hari di tahun 2015, membuatkan summary kehidupan saya di dunia maya. Pertama yang mau saya share adalah my year in Instagram. Tahun 2015 ini memang saya keranjingan main IG. Saya juga banyak belajar dari fotografer di IG (mau itu amatir seperti saya, maupun yang profesional) Aplikasi ini memilihkan 9 foto yang pernah saya posting di tahun 2015, digrid jadi satu, dan mengajak user membaginya dengan menggunakan hasthtag: #2015BestNine.

Cara membuat grid #2015BestNine ini mudah banget, dan user juga bisa membuatkan grid untuk orang lain. Pertama masuk ke link 2015bestnine.com kemudian masukkan user ID instagram, dan tunggu sampai gridnya jadi (grid = 9 foto digabung jadi 1). Sepertinya lebih mudah jika membuatnya di ponsel, karena foto akan langsung masuk ke galeri. Tanpa menunggu lama, kita bisa langsung share di IG kita. Dan ini foto grid #2015bestnine saya:

Lalu, ada lagi My Year in 2015 sebagai pembaca. Yap, di awal tahun 2015 saya memasukkan reading challenge di Goodreads sebanyak 35 buku untuk saya baca setahun ini. Memang sedikit dibanding orang lain yang menetapkan sampai ratusan buku. Tapi, saya adalah seorang wanita pekerja, dengan 3 anak yang satunya masih bayi, so buat saya itu udah banyak loh. Bahkan saya nggak yakin bisa menyelesaikan reading challenge ini.

Tapi ternyata, saya bisa! Bahkan saya baca LEBIH! Well, lebihnya cuma 4 buku sih, jadi totalnya 39 buku. But still, it’s awesome, right! Nah, ini dia gambaran kehidupan pembaca saya di Goodreads.

Not much, tapi saya suka melihat kalau saya sudah baca banyak buku selama ini. Ternyata saya bisa meluangkan waktu untuk membaca. Dan sungguh, membaca itu kemewahan tersendiri buat saya. MeTime saya cukup dengan buku, dan saya sudah bahagia banget!

goodre

Sayangnya, tahun 2015 ini saya masih belum bisa menelurkan sebuah karya lagi. Bahkan saya nggak ikutan NaNoWriMo tahun ini. Well, sempet ikut di hari-hari terakhir sih, tapi nggak tercapai juga tuh 50K words, jadi nyeraaahhh! Mungkin kehidupan saya sebagai penulis sudah berakhir? We never know 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s