Nursery Rhymes vs Lagu Anak Indonesia

barneyAssalamu’alaikum.

Memberikan kenangan yang terbaik adalah keinginan setiap orang tua, pastinya! Dan ada berbagai macam cara yang dilakukan pasangan suami istri untuk memberikan kenangan itu pada semua anak-anaknya. Termasuk saya. Selain memberikan masa kecil yang bahagia (dengan mengajak bermain, mengajarkan basic skills, dan lain sebagainya) saya ingin anak-anak juga berkembang dengan positif, dan salah satu hal kecil dari sekian banyak hal yang saya lakukan adalah memperdengarkan lagu anak-anak pada mereka.

Sayangnya, lagu anak-anak di Indonesia sudah tidak terdengar lagi gaungnya. Setiap anak yang saya dengar sedang bernyanyi, pasti mendendangkan lagu dewasa. Apakah itu Taylor Swift, Ariana Grande, Selena Gomez, atau penyanyi luar lain yang lagunya sedang nge-hitz. Padahal jaman saya kecil, lagu anak-anak itu banyak banget loh! Saya masih ingat Trio Kwek-Kwek, Melissa, Cikita Meidy, Sherina, Enno Lerian, bahkan Agnez Monika juga sempat nge-hitz di jaman dulu. *ketauan deh angkatan berapa*

Akhirnya pilihan saya jatuh pada Barney. Dinosaurus unyu berwarna ungu ini sudah menemani anak saya sejak mereka kecil. Lagu dan gerakan tarian mereka pun saya sampai hapal! Sepertinya saya mengoleksi hampir semua CD Barney and Friends. Dan bagi saya, lagu-lagu yang dinyanyikan Barney dan teman-temannya asik kok! Tentang friendship, family, juga membangun self-esteem.

Salah satu lagu yang saya suka adalah Growing.

Growing – we do it every day
We’re growing when we’re sleeping
And even when we play
And as we grow a little older
We can do more things,
Because I’m growing and so are you.
Each day we grow a little taller,
A little bigger, not smaller.
And we grow a little friendlier too.
We try to be a little nicer
As we grow each day,
Because I’m growing and so are you.

Dan tentu saja lagu andalan Barney setelah bermain dengan teman-temannya, I LOVE YOU.

I love you, you love me.
We’re as happy as can be.
With a great big hug
And a kiss from me to you,
Won’t you say you love me too?

I love you, you love me.
We’re a happy family.
With a great big hug
And a kiss from me to you,
Won’t you say you love me too?

CHUDua anak perempuan saya yang sekarang sudah berusia 14 dan 16 tahun, masih bisa lho menyanyikan lagu-lagunya Barney 😀 Dan sekarang, tradisi itu saya turunkan ke adik mereka yang masih berusia 1,6 tahun. Tapi mungkin karena anak lelaki, dia hanya suka beberapa film Barney. Selebihnya dia memilih menonton lagu-lagu saja. Nah, saya kenalkanlah dia pada Nursery Rhymes songs yang ada di Youtube. Karena namanya juga lagu anak-anak, tentunya bertemu juga dengan beberapa lagu yang juga dinyanyikan di Barney, seperti Rain, Rain Go Away dan Head, Shoulder, Knees, and Toes.

Dari sekian banyak channel lagu anak di Youtube, ada 1 channel yang saya suka, yaitu Chu Chu TV. Channel ini sepertinya dari India, terdengar dari logatnya, juga musiknya. Chu Chu TV Beda dengan yang lain, karena musik yang mereka mainkan terdengar lebih upbeat dan membuat anak lanang saya bergoyang-goyang. Ditambah alat musik tradisional yang mereka masukkan, membuat lagu yang mereka bawakan terdengar beda.

Satu lagi, Chu Chu TV ini tidak hanya menyanyikan nursery rhymes biasa. Selain menggubah musiknya, mereka juga memodifikasi liriknya. Seperti pada lagu Baa Baa Black Sheep. Di lagu ini, mereka menambahkan dalam lirik, bahwa sharing, caring dan helping akan membuat seseorang merasa bahagia dan memiliki lebih banyak lagi. Saya rasa, pengaruh agama mereka sangat kuat sehingga pesan-pesan moral pun disisipkan dalam lagu anak-anak tersebut.

Sharing makes our life happy Baa Baa
The more we share the more we have Baa..Baa.
Sharing Makes Our Life Joyful Baa Baa…
Sharing is a way of caring Baa Baa…

BABABaa, baa, black sheep,
Have you any wool?
Yes sir, yes sir,
Three bags full.
One for the master,
One for the dame,
One for the little boy
Who lives down the lane

Baa, baa, white sheep,
Have you any wool?
Yes sir, yes sir,
Three bags full.
One for the master,
One for the dame,
And one for the little Girl
Who lives down the lane

CHUCHUBaa, baa, brown sheep,
Have you any wool?
Yes sir, yes sir,
Three bags full.
One for the master,
One for the dame,
And one for the Old Man
Who lives down the lane

Giving, Caring, Sharing, Helping shows your way of loving…
Loving, Caring, Sharing, Helping are our ways of living…

Baa, baa, All sheep,
Have you any wool?
Yes sir, yes sir,
Many bags full.
Some for My master,
Some for My Future,
the rest for sharing
with the people on the lane

Ada lagi lagu yang menyisipkan pesan moral lainnya, yaitu Humpty Dumpty. Di lagu ini, Humpty Dumpty kan manjat tembok ya, terus jatuh. Nah, di bait terakhir, Humpty Dumpty belajar dari pengalamannya jatuh, dan membuat pengumuman agar tidak ada anak-anak yang memanjat tembok, karena bahaya.

Humpty Dumpty
Sat on a wall
Humpty Dumpty
Had a great fall

HUMPTYAll the king’s horses
And all the King’s men couldn’t put Humpty
together again

Humpty Dumpty
Sat on a wall
Humpty Dumpty
Had a great fall

Humpty Dumpty…. Learned from the fall
Humpty Dumpty…. Hated the Wall
All the kings’ men and all the children
Were not allowed to climb the wall again

Good thing, kan? Secara nursery rhymes itu kan lagu anak-anak, jika dimasukkan pesan moral yang bagus, insya Allah mereka akan teringat dan terngiang. Kalo anak mau manjat pohon, tinggal bilang, “awas ntar jatuh kayak Humpty Dumpty.” Beres! 😀 Itulah kenapa saya memilih Chu Chu TV untuk ditonton si bocah lanang, karena mana kita tahu di masa depan dia akan manjat apa.

Lalu, bagaimana dong dengan perkembangan lagu anak Indonesia, jika semua lari ke YouTube untuk menonton Barney, atau channel anak-anak lainnya? Well, ayo dong kalau gitu, wahai para kreatif muda Indonesia. Dibikin video lagu anak-anak yang menarik dengan warna-warni, aransemen musik yang oke, karakter kartunnya yang khas Indonesia, kemudian unggah di YouTube dan promosikan di TV-TV Indonesia. Bukan rahasia lagi, kalau anak-anak jaman sekarang banyak yang tidak tahu lagu Hujan atau Balonku.

tiktik-3-638

Atau lagu Balonku.

Balonku ada lima

Rupa-rupa warnanya

Hijau kuning kelabu

Merah muda dan biru

Meletus balon hijau. DOR!!

Hatiku sangat kaccau

Balonku tinggal empat

Kupegang erat-erat

Yah, jangankan lagu anak Indonesia sih, Pancasila aja banyak anak Indonesia yang tidak hapal. *miris* Anyway, semoga lagu-lagu anak Indonesia masih diajarkan di TK-TK. Saya khawatir si bocah lanang nanti tidak tahu lagu anak-anak dari negerinya sendiri. Sayang, kan?

Advertisements

2 thoughts on “Nursery Rhymes vs Lagu Anak Indonesia

  1. TFS ya mbak. SAma nih, anak2ku juga suka sama nursery rhymes tapi ya tetep aku cekokin Pelangi, Balonku, Bintang Kecil dll. Biar gak lupa sama jati diri bangsanya sendiri. Salam kenal ya mbak 🙂

    Like

    • Lagu2 itu aku jg kenalin ke anakku, tapi aku nyanyiin langsung saat mereka jelang tidur atau sedang main. Kalau nonton kurang suka karena mungkin kurang menarik tampilannya 🙂 Si baby udah mulai hapal cicak di dinding sama Tik Tik Tik bunyi hujan

      Like

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s