Drama Korea: The Legend of the Blue Sea

tloAssalamu’alaikum,

I can’t believe akang Min Ho main drama lagi! Setelah drama terakhirnya yang saya tonton The Heirs, saya gak denger dia main drama lagi. Tapi ini? Wow, bonus 😀 Saya meamng dengar saat Descendant of the Sun ngehits, bahwa Min Ho bakal main di drama yang konon akan mengalahkan popularitas DOTS. Tentu saya nunggu-nunggu dong? Lee Min Ho gitu loh. Siapa coba yang nggak kenal dia? Saya aja yang doyan nonton drama Korea, cuma hapal nama dia doang. Yang lain biasanya, ‘siapa tuh yang main di drama ini.’ atau, ‘itu loh, cowok yang main di drama itu.’ Tapi kalo Lee Min Ho, beuh… langsung inget! 😀 Bahkan paksuami pun kalau ditanya, siapa cowok Korea yang kamu kenal? Dia pasti akan jawab, “Lee Min Ho.” Dia tuh seperti iconnya Korea, gitu loh.

tl6Sekian dulu curhatan saya tentang akang Min Ho. Sekarang tentang dramanya sendiri. Terus terang saya maju mundur waktu akhirnya The Legend of the Blue Sea tayang. Saat itu saya lagi doyan-doyannya baca buku, jadi nggak fokus banget. Saya coba nonton episode 1, kok gak klik gitu. Saya malah beralih ke Goblin **maaf ya kang** Lalu setelah Goblin selesai, The Legend of the Blue Sea pun kelar tayang, dan pas mood saya pun sudah bagus. Jadi saya nonton lagi deh. Kenapa saya menunda nonton? Soalnya saat mood gak bagus, drama apapun jadi gak asik, dan saya gak mau bikin usaha kang Min Ho sia-sia, syuting, ngapalin naskah, cium-cium cewek lain di drama, kasian, kan? 😀 Dah, selesai ya curhat soal mood, sekarang yuk masuk ke ceritanya.

Drama ini settingnya maju-mundur juga ke masa lalu. Di mana Min Ho berperan sebagai Kim Dam Ryeong, seorang anak orang kaya dan pejabat baru di desa. Dia melihat putri duyung yang ditangkap oleh salah satu horang kayah di desa itu, dan dengan cepat memikirkan taktik agar putri duyung itu diserahkan ke dia. Dan si duyung dilepaskan kembali ke laut olehnya. Namun saat jemari mereka bertaut, begitu pun (konon) takdir dan kehidupan mereka, akan selalu terjalin, bagaimana pun caranya. Dan di masa itu, Dam Ryeong jatuh cinta pada si duyung, hingga dia bisa mendengar suara duyung tanpa harus duyung itu mengeluarkan suara.

tlKe masa kini, Min Ho menjadi Hoe Joon Jae, seorang penipu ulung yang menggunakan keahliannya dalam hipnotis. Keren banget caranya memainkan pemantik api! Gak tau sih dia yang beneran mainin atau pakai stunt man **ya kali gitu aja pake stunt** Meski penipu, mereka tetap merasa itu bukan hal yang salah karena mereka menipu orang-orang kaya yang memang kudu ditipu. **tuh, tuh, kan… apapun profesi kang Min Ho saya pasti restui, saking cintanya** Dan suatu hari, di hotel tempatnya menginap di Spanyol, seorang gadis membobol masuk. Dia memakan makanannya, dan memakai pakaiannya. Joon Jae pun melaporan dia ke polisi.

Namun saat gadis itu sudah dibawa ke kantor polisi, Joon Jae melihat gelang yang dipakainya, dan partner in crime nya mengkonfirmasi bahwa itu adalah gelang antik berharga puluhan milyar. WOW! Jiwa penipunya membuat Joon Jae mengeluarkan gadis itu dari penjara, untuk mencuri gelangnya.

Tapi ternyata dia gak tega euy. Soalnya si gadis ini seperti kurang se-ons. Polos banget! Kelakuannya bikin saya ngakak. Saat menyebrang jalan dia menirukan pose lampu merah, trus saat dikasih sepatu, malah dibuat untuk ngorek kuping! Haha..! Primitif banget! Dan dia nggak punya nama. Ya iyalah! Secara dia duyung, baru nginjek daratan. Tapi dalam semalam, si duyung berhasil belajar bahasa Korea melalui laptop **mau dong bisa gitu** Sempet di zoom saat duyung nonton dramanya So Ji Sub **eaaa jd pengen nonton Oh My Venus lagi** Dan karena gak tau mau kemana, Joon Jae juga gak tega ninggalin dia, akhirnya si duyung ini ikut kemana pun Joon Jae pergi. Sampai ke ujung dunia, mencari ibu Joon Jae.

tl4

Tapi yang namanya kriminal, pasti ada saatnya ketangkap, dan orang yang ditipu Joon Jae menyuruh orang-orangnya mencari Joon Jae. Hingga saat mereka melarikan diri dari kejaran dan tiba di tebing, si duyung menarik Joon Jae untuk nyemplung ke laut. Dan sebelum diselamatkan, duyung mencium Joon Jae, untuk menghapus kenangannya tentang dirinya. Joon Jae pun balik ke Seoul.

Sementara itu, si duyung yang diajak-ajak ke Seoul sama Joon Jae, memutuskan berenang dari Spanyol ke Seoul untuk menemui Joon Jae lagi. Tiga bulan berenang! Ngebayanginnya serem ya, mengarungi lautan yang pastinya gelap, dingin, belum lagi kalau ketemu ikan hiu, padahal Joon Jae juga udah lupa sama dia. Ngapain coba? Ya karena mereka sempat berpegangan tangan, menjalin takdir di kehidupan yang sekarang.

whatsapp-image-2017-02-01-at-10-02-06-am

OMO! Kok kita bisa sehati posenya?

Di Seoul tentu saja nggak mudah nyari Joon Jae, tapi dasarnya takdir, ya pasti ketemu aja. Dan saat bertemu, tentu saja Joon Jae tidak mengenalinya. Namun setelah bertemu, Joon Jae merasa dejavu, dan di malam hari dia sering bermimpi, tentang Dam Ryeong. Wah, makin seru saat satu persatu misteri terkuak dan yes! Joon Jae mulai ingat siapa gadis yang diberinya nama Sim Cheong ini! **tepok tangan**

Sim Cheong ini polos, namun sebenarnya dia bisa dibilang cerdas juga. Karena bisa menyesuaikan diri dengan situasi dan keadaan di sekelilingnya. Dia pun memiliki teman-teman baru yang membantunya saat baru pertama tiba di Seoul. Dan tidak seperti kacang lupa kulit, Sim Cheong terus berteman dengan mereka meski sudah tinggal di rumah Joon Jae *tuh, tinggal bareng lagi, kan?* dan hidup settle. Yang kocak saat dia kelaparan dan hampir nyemplung ke air, dihentikan oleh cowok yang ternyata juga duyung, diperankan dengan serius *tapi kok saya ngakak nontonnya ya?* oleh Cho Jung Seok (Ntu loh, yang main Jealousy Incarnate). Saat dia mengajari Sim Cheong cara mengumpulkan air mata mereka yang berharga, sumpah saya ngakak!

tl3Banyak yang gagal fokus saat melihat Tae Oh yang imut-imut. Dia ini si jenius di komplotan penipu, hampir nggak pernah ngomong, dan diam-diam suka sama Sim Cheong. Beberapa kali memelototi Joon Jae karena sebal saat Joon Jae memperlakukan Sim Cheong dengan asal, tapi Joon Jae nggak nyadar apa arti tatapan Tae Oh itu. Tapi tenang, saya nggak side-track sama si dongsaeng ini, perhatian tetap fokus sama akang Min Ho **forever lope lope**

Selesai nonton saya nggak merasa cetar seperti setelah nonton Goblin, tapi saya yakin ratingnya tetap bagus. Meski saya nggak ngerti (dan gak pengen ngerti juga) cara melihat rating drama Korea, saya yakin Lee Min Ho masih punya penonton setia meski kini banyak bertaburan pemain drama yang lebih muda dan aktingnya bagus. Kalo dilihat-lihat, akting Lee Min Ho nggak lepas banget, seperti ada jaimnya. Tapi ya saya maklumin deh soalnya ganteng 😀

Nah, buat yang belum nonton, sok atuh ditonton. Ada episode ekstranya, tapi saya belum nonton. Cuma ekstra-ekstra aja kan? Mayan sih buat melepas kangen kalo mo liat si akang nanti. 😉

whatsapp-image-2017-02-01-at-8-29-03-am

Poreper in lop wit yu lah, kang!

 

Advertisements

4 thoughts on “Drama Korea: The Legend of the Blue Sea

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s