Lakon Librarian #33: Library Display, part 9

Assalamu’alaikum,

Mari bicara tentang display lagi. Kali ini display yang akan saya buat lumayan besar, terdiri dari enam jendela, menggantikan display beberapa tahun yang lalu. Kalau penasaran seperti apa display sebelumnya, monggo lho dicek di LINK INI, tapi yang penasaran aja lho yaaa.. kalo nggak ya nggak usah :p

Oke, karena media menggambarnya cukup luaaas… jadi lah saya harus pandai-pandai memilih display. Jangan sampai terjadi lagi totol-totolan cat yang menumpuk di satu bagian, sehingga harus mengulang. Maka saya putuskan untuk meminimalisasi cat, dan memaksimalkan print-an. ๐Ÿ˜€

So, ide awalnya (yang tentu saja saya dapatkan dari Pinterest) adalah ini:

Karena ide yang saya dapat adalah buletin board, rata-rata mereka pakai background dong ya? Namun media saya kan beda. Maka background saya biarkan kosong, karena kalau dicat semua, library akan gelap dan dari luar akan sangat tertutup. Padahal salah satu cara promosi adalah memperlihatkan betapa ramainya pengunjung di dalam, sehingga yang di luar ingin masuk juga, ya kan? Meski di sekolah saya mah, tidak perlu dipromo-promo, anak-anak akan selalu datang untuk pinjam buku, sebab pinjam buku adalah WAJIB di sini ๐Ÿ˜‰

Anyway, kembali ke display, saya hanya akan mengecat batangnya saja. Eh, kalau saya bilang ‘saya mengecat’ itu artinya asisten saya ya yang ngerjain. Saya mah kasih ide dan supervisi saja, he-he. Dan begini tahap awal pengecatan batang pohon.

Lalu saya pun menyiapkan daun, bunga, burung gereja, burung hantu, dan tulisan dengan mengandalkan komputer dan print out (ini ย benar saya yang bikin). Karena kalau menulis sendiri, sudah pasti jelek (secara tulisan saya terlalu doodling untuk dipahami :p) Dan setelah ditempel sana-sini dengan penuh semangat dan niat baik, maka jadilah display jendela luar library seperti ini:

Capture Panorama

Tampak dari kiri

Tampak dari kanan

Jika dilihat dari dekat –klik aja di gambarnya yes– tulisan READ, bunga, dan burung dibentuk dari kertas bermotif. Niatnya sih pakai kertas kado, biar lucu yaaa, tapi karena harus segera tayang, saya akalin dengan print motif di kertas putih, lalu diprint lagi di atas kertas itu, font huruf R-E-A-D yang disetting outline saja. Yah, yang biasa pakai word tau laahh… Untuk tulisan ‘Branch out…bla-bla-bla’ saya pakai publisher – banner. Coba-coba saja sendiri, pasti bisa. Saya juga gitu ๐Ÿ˜‰

Oke deh, semoga menginspirasi yaaa…!

Advertisements